7.
Puisi Baru
1.
Sajak
Dua Seuntai (Distikon), adalah jenis puisi yang setiap baitnya terdiri atas dua
baris, kuplet tertutup.
2.
Sajak
Tiga Seuntai (Terzina), sajak yang terdiri atas tiga baris seuntai dengan
bagian rima a-b-a, b-c-b, c-d-c, d-e-d
3.
Sajak
Empat Seuntai (Quantrin), sajak yang terdiri atas empat baris seuntai.Tiap bait
terdiri atas 4 baris.
4.
Sajak
Lima Seuntai (Quin)
5.
sajak
yang terdiri atas lima baris seuntai.Tiap bait terdiri atas lima baris.
6.
Sajak
Enam Seuntai (Sextet), Sajak atau bait yang terdiri atas enam larik, khususnya
enam larik terkahir dalam soneta. Sektet juga sering dikaitkan dengan gubahan
lagu yang dinyanyikan oleh enam penyanyi atau pemain musik, atau orkes enam
orang,
7.
Sajak
Tujuh Seuntai (Septima),
8.
Sajak
Delapan Seuntai (Stanza atau Octaf),
rangkaian sejumlah larik, bait atau sajak yang terdiri delapan baris
pada setiap baitnya.
9.
Sajak
Empat Belas Seuntai (Soneta), adalah sajak yang terdiri atas empat bait. Dua
bait pertama masing-masing terdiri atas empat baris. Dua bait terakhir
masing-masing terdiri atas tiga baris; Sajak empat belas baris yang merupakan
satu pikiran atau perasaan yang bulat.
Contoh
Pola Soneta yang terdiri 14 baris.
·
(2x4)
+ (2x3) artinya dua bait dikali empat baris ditambah dua bait lalu dikali enam
baris.
·
(2x4)
+ (1x6), artinya dua bait dikali empat baris ditambah satu bait lalu dikali
enam baris.
·
(3x4)
+ (1x2), artinya tiga bait dikali empat baris ditambah satu bait lalu dikali dua
baris.
·
(1x8)
+ (2x3), artinya satu bait dikali delapan baris ditambah dua bait lalu dikali
tiga baris.
·
1x8)
+ (1x4) + 2, artinya satu bait dikali
delapan baris ditambah satu bait lalu dikali empat baris, kemudian ditambah dua
baris
·
(1x8)
+ (1x6), artinya satu bait dikali delapan baris ditambah satu bait lalu dikali enam
baris.
·
(1x14),
satu bait dikali empat belas baris.
10.
Sajak
Bebas (Puisi Bebas). Adalah puisi yang tidak terikat oleh rima dan metrum. Juga tidak terikat dengan jumlah
baris setiap bait. Tidak terikat jumlah suku kata pada setiap barisnya. Salah
satu contohnya Puisi “Aku” karya Chairil Anwar. PELAB
Tidak ada komentar:
Posting Komentar