Sabtu, 13 September 2014

7.Puisi Baru



7.
Puisi Baru


1.    Sajak Dua Seuntai (Distikon), adalah jenis puisi yang setiap baitnya terdiri atas dua baris, kuplet tertutup.
2.    Sajak Tiga Seuntai (Terzina), sajak yang terdiri atas tiga baris seuntai dengan bagian rima a-b-a, b-c-b, c-d-c, d-e-d
3.    Sajak Empat Seuntai (Quantrin), sajak yang terdiri atas empat baris seuntai.Tiap bait terdiri atas 4 baris.
4.    Sajak Lima Seuntai (Quin)
5.    sajak yang terdiri atas lima baris seuntai.Tiap bait terdiri atas lima baris.
6.    Sajak Enam Seuntai (Sextet), Sajak atau bait yang terdiri atas enam larik, khususnya enam larik terkahir dalam soneta. Sektet juga sering dikaitkan dengan gubahan lagu yang dinyanyikan oleh enam penyanyi atau pemain musik, atau orkes enam orang,
7.    Sajak Tujuh Seuntai (Septima),
8.    Sajak Delapan Seuntai (Stanza atau Octaf),  rangkaian sejumlah larik, bait atau sajak yang terdiri delapan baris pada setiap baitnya.
9.    Sajak Empat Belas Seuntai (Soneta), adalah sajak yang terdiri atas empat bait. Dua bait pertama masing-masing terdiri atas empat baris. Dua bait terakhir masing-masing terdiri atas tiga baris; Sajak empat belas baris yang merupakan satu pikiran atau perasaan yang bulat.
Contoh Pola Soneta yang terdiri 14 baris.
·       (2x4) + (2x3) artinya dua bait dikali empat baris ditambah dua bait lalu dikali enam baris.
·       (2x4) + (1x6), artinya dua bait dikali empat baris ditambah satu bait lalu dikali enam baris.
·       (3x4) + (1x2), artinya tiga bait dikali empat baris ditambah satu bait lalu dikali dua baris.
·       (1x8) + (2x3), artinya satu bait dikali delapan baris ditambah dua bait lalu dikali tiga baris.
·       1x8) +  (1x4) + 2, artinya satu bait dikali delapan baris ditambah satu bait lalu dikali empat baris, kemudian ditambah dua baris
·       (1x8) + (1x6), artinya satu bait dikali delapan baris ditambah satu bait lalu dikali enam baris.
·       (1x14), satu bait dikali empat belas baris.
10.                       Sajak Bebas (Puisi Bebas). Adalah puisi yang tidak terikat oleh rima dan metrum. Juga tidak terikat dengan jumlah baris setiap bait. Tidak terikat jumlah suku kata pada setiap barisnya. Salah satu contohnya Puisi “Aku” karya Chairil Anwar.  PELAB

Tidak ada komentar:

Posting Komentar